Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Maret 2012

Sejarah Linux

Siapa yang belum tahu Mandriva Linux? Siapa yang belum tahu Open Suse? Siapa yang belum tahu Red Hat? Bagi orang yang biasa berkecimpung di dunia komputer, khususnya Linux, maka nama-nama itu sudah tidak asing lagi di telinga. Namun tahukah Anda bahwa sebenarnya, Linux memiliki sejarah yang cukup panjang perjalanannya?

UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang mengawali lahirnya Linux ke dunia ini. UNIX merupakan salah satu sistem operasi yang ada saat ini. Adapun UNIX merupakan salah satu sistem operasi populer selain keluarga raksasa Microsoft (mulai dari DOS, MS 9x sampai Vista), Novell, OS/2, BeOS, MacOS dan lainnya.

Sejarah kemunculan UNIX dimulai pada tahun 1965 ketika para ahli dari Bell Labs, sebuah laboratorium milik AT&T, bekerja sama dengan MIT dan General Electric membuat sistem operasi bernama Multics(sudah pernah dengar belum?). Nah, sistem operasi Multics ini awalnya didesain dengan harapan akan menciptakan beberapa keunggulan, seperti multiuser, multiprosesor, dan multilevel filesystem. Namun pada tahun 1969, AT&T akhirnya menghentikan proyek pembuatan Multics karena sistem operasi Multics ini sudah tidak memenuhi tujuan semula. Dengan kata lain, proyek ini mengalami hambatan karena dalam kenyataannya Multics banyak terdapat bugs dan sulit sekali dioperasikan.

Beberapa programmer Bell Labs yang terlibat dalam pembuatan dan pengembangan Multics, yaitu Ken Thompson, Dennis Ritchie, Rudd Canaday, dan Doug Mcllroy, secara tidak resmi tetap meneruskan proyek pengembangan Multics. Dan akhirnya sampailah pada sebuah sistem operasi generasi penerus dari Multics bulan Januari 1970 yang diberi nama UNIX.

Adapun generasi baru Multics ini memiliki lebih banyak keuggulan dibandingkan saudara tuanya. Nama UNIX diberikan oleh Brian Kernighan untuk memberi penegasan bahwa UNIX bukanlah Multics (tidak sama). UNIX akhirnya memiliki keunggulan seperti yang diharapkan pada awal penciptaannya. Yaitu:

1. Multilevel Filesystem

2. Multiuser dan Multiprosesor

3. Desain arsitektur yang independen terhadap suatu hardware

4. Berbagai device dapat dianggap sebagai file khusus

5. Memiliki user interface yang sederhana

6. Cocok untuk lingkungan pemrograman

7. Memiliki utilitas yang dapat saling digabungkan

Setahun setelahnya, UNIX dapat dijalankan pada komputer PDP-11 yang memiliki memory 16 KB dan sebuah disk berukuran 512 KB. Pada waktu itu source codenya UNIX masih ditulis dalam bahasa mesin (assembler). Kemudian pada tahun 1973, source code UNIX ditulis ulang dalam bahasa C yang dibuat oleh Dennis Ritchie.

Tujuan Mr. Ritchie mengubah source code UNIX ke dalam bahasa C tak lain dan tak bukan karena bahasa C didesain multiplatform dan bersifat fleksibel. Dengan dirubahnya source code ke dalam bahasa C, maka UNIX dapat dikembangkan dan dikompilasi ulang ke berbagai jenis komputer. Sejak saat itu dibuatlah berbagai macam varian UNIX yang sengaja didesain untuk jenis komputer tertentu.

Setahun kemudian, karena merasa UNIX sudah cukup matang, maka Thompson dan Ritchie mempublikasikan sebuah paper tentang UNIX. Ternyata UNIX mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari lingkungan perguruan tinggi. Dan UNIX lah yang menjadi sistem operasi favorit di lingkungan perguruan tinggi.

Awalnya, sistem operasi UNIX ini didistribusikan secara gratis di dunia pendidikan, namun setelah banyak digunakan oleh korporasi industri dan bisnis (karena kehandalannya menangani bidang jaringan (networking), UNIX akhirnya diperdagangkan dan dipatenkan). Dalam perkembangan selanjutnya, UNIX dan varian-variannya yang dikomersialkan menjadi suatu sistem operasi yang cukup mahal pada saat itu(namun ada beberapa yang gratis karena dikembangkan dengan semangat openSource), hal ini disebabkan karena kestabilan, mampu mengerjakan program multitasking dan dapat digunakan oleh beberapa user secara bersamaan.

Adapun varian UNIX yang dikomersialkan dan populer karena kehandalannya seperti BSD 4.1 (1980), SunOS, BSD 4.2, SysV(1983), UnixWare dan Solaris 2(1988), dan lainnya. Dan yang dikembangkan dengan semangat openSource atau free diantaranya: FreeBSD, OpenBSD, NetBSD, Mnix, Hurd

Dari tadi ngomongin UNIX mulu, Linuxnya di mana? Oke, oke. Kita mulaiĆ¢€¦..

Kenal Linus Torvalds kan? Linus dilahirkan di Helsinki, Finlandia pada tanggal 28 Desember 1969. Orang yang disebut sebagai Bapak Linux(LINus UniX) ini, sudah mengenal bahasa pemrograman pada umurnya yang ke 10. Saat itu ia sering mengutak-atik komputer kakeknya, Commodore VIC-20. Karena hobinya dalam dunia komputing, 1988 Linus diterima di Univerity of Helsinki dan pada tahun 1990, Linus memulai kelas pemrograman C pertamanya. Pada tahun 1991, Linus tidak puas terhadap sistem operasi yang ada pada PC pertamanya (MS-DOS atau Disk Operation System), OS buatan Microsoft.

Linus lebih cenderung untuk menggunakan sistem operasi UNIX seperti yang dipakai komputer milik universitasnya. Akhirnya ia mengganti sistem operasi openSource Minix yang berbasiskan UNIX. Adapun Minix ini merupakan sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew S. Tanenbaum, seorang professor yang menggeluti penelitian masalah OS dari Vrije Universiteit, Belanda. Adapun Minix ini digunakan untuk keperluan pengajaran dan pendidikan.

Namun Linus merasa bahwa Minix masih memiliki banyak kelemahan. Dan mulai saat itu, di usianya yang ke-23, Linus mulai mengutak-atik kernel Minix. Dan ia mulai mengembangkan sistem yang kompatibel dengan IBM PC. Pada bulan Agustus 1991, lahirlah Linux 0.01 hasil oprekan Linus, dan pada tanggal 5 Oktober 1991, secara resmi Linus mengumumkan Linux 0.02 yang hanya dapat menjalankan BASH dan gcc compiler. Selain itu, Linus juga mempublikasikan sistem operasi buatannya tersebut lengkap dengan source codenya, yang ternyata disambut dengan sangat antusias oleh para programmer dan developer di seluruh dunia agar dapat di develop bersama-sama.

Sampai saat ini, Linux dibangun oleh berbagai macam komunitas dan jangan heran apabila banyak sekali distro-distro Linux yang beredar. Mulai dari yang berbayar sampai yang gratis, dari untuk pemula sampai tingkat lanjut, dan biasanya dengan banyaknya distro Linux yang beredar akan membuat orang awam bingung untuk memilih distro. Bayangkan, ada beratus-ratus distro yang tercipta atau bahkan beribu-ribu. Namun perlahan tapi pasti, diantara distro-distro Linux ini ada yang menyamai (atau bahkan) melebihi kemampuan dari Sistem Operasi keluarga raksasa (Microsoft) dan dengan semakin mudahnya dan semakin lengkapnya dukungan Linux pada hardware, besar kemungkinan Linux akan menjadi alternatif (atau bahkan sistem operasi utama di dunia).

Referensi:

Sofana, Iwan. 2006. Mudah Belajar Linux. Bandung: Informatika
http://www.thinkgeek.com/books/nonfiction/38b2/
http://www.softpanorama.org/People/Torvalds/linus_finland_period.shtml
http://www.thocp.net/biographies/torvalds_linus.html

Sabtu, 10 Maret 2012

Cloning Hardisk Dengan NORTON GHOST

Share Lagi ach,.,.saya mau berbagi ilmu tentang komputer, biar ilmu yg didapat bertambah, saya juga share ke kawan kawan yg baca blog ini dech di simak aja yach :
Sebagai seorang technical support atau administrator , anda pasti pernah melakukan proses instal komputer dari instal OS windows sampai aplikasi² yang di gunakan User. berapa lama waktu yang di butuhkan untuk instal tersebut? bagaimana jika suatu saat katakanlah perusahaan tempat anda bekerja membeli 20 unit PC baru !!! anda di suruh instal 20 PC ter sebut, dengan cara manual pasti membutuhkan waktu yang banyak dan bisa mabok komputer, dengan aplikasi Ghost anda dapat mempersingkat waktu Instal PC tersebut dan tak perlu mabok komputer. cloning mungkin masyarakat awam mengartikannya adalah suatu cara atau sistem untuk mencipta atau membuat sesuatu benda menjadi sama dengan yang aslinya dengan cara mengambil salah satu bagian tertentu dari benda yang aslinya, Kloning komputer merupakan suatu solusi atau cara installasi Microsoft Windows ke beberapa komputer dengan cepat dan lebih mudah dari pada kita harus menginstall ulang di setiap komputer satu persatu, karena yang di install Microsoft windows dan beberapa perangkat lunak yang lain hanya satu komputer saja, dan yang lainnya akan terisi sama dengan satu komputer tersebut
gunakan cara tool di link ini :
http://www.facebook.com/wisnu.s?v=app_2392950137&ref=profile#!/video/video.php?v=1163429882228
download aplikasi http://www.indowebster.com/HirensBootCD100LucuBRB.html
untuk mengcloning hardisk tentu saja anda harus memiliki 2 buah hardisk, hardisk pertama berisi sistem operasi dan aplikasi yang sudah jadi siap pakai, bisa di sebut hardisk master atau source letakkan di master atau sata 1
hardisk kedua hardisk yang akan di gunakan untuk menyalin semua hardisk master di sebut hardisk slave atau destination letakkan di slave atau sata 2
*pilih start boot CD
*Pilih BACKUP TOOLS Tools
*pilih Norton Ghost
*pilih Ghost normal
mulai
*pilih lokal disk to disk
*pilih source atau masternya klik ok
*pilih destination hardisk slave klik ok
*overwritten. klick Yes
*pilih restart komputer
matikan CPU dan cabut hardisk destination masukkan lagi hardisk yang ingin di clone, hardisk yang sudah di clone sudah bisa di pasang di CPU baru tanpa repot Instal OS dan Aplikasi lagi. cara ini untuk cloning hardisk windows nanti Insya Allah saya akan tulis lagi cara cloning OS LINUX. tips : *untuk memudahkan mengetahui hardisk slave atau master sebaiknya hardisk slave anda delete partisnya semuanya, bisa mengguanakan partsisi tool di cd hiren, terus jangan di format jadi norton ghost mendeteksi hardisk destination hardisk kosong, selanjutnya klo sudah tahu nomer berapa hardisk master dan nomer berapa hardisk destination, jadi hardisk ingin di cloning berikutnya tak usah di delete lgi tinggal ulangi proses karena sudah tahu nomer berapa hardisk master nomer berapa hardisk destination, karena klo terbalik yang ada hardisk master jadi hardisk slave. instalan OS dan aplikasinya jadi ilang logikanya klo mau merubah kucing jadi macan maka kita harus memilih macan jadi master dan kucing destination, klo terbalik macannya jadi kucing caranya http://www.facebook.com/note.php?saved&&suggest&note_id=395256418661 *selanjutnya tinggal anda setting dan ubah Ip adres dan name computer di Cpu baru yang hardisknya sudah di clone klo di tempat anda memasang jaringan biar tidak conplik Ip dan name, klo ga pakai jaringan ya biarkan saja. * jika anda teknisi di perusahan, laboratorium atau warnet sewaktu² windows di salah satu Pc rusak Cloning lg aja dengan hardisk sebelahnya, tapi ingat datanya di backup dulu karena proses cloning menghilangkan seluruh data di hardisk destinationnya sehingga hardisk destination sama versis datanya dengan master, data yang sebelum di cloning otomatis hilang walaupun hardisk destination belum anda format atau delete, klo ga ada data penting lanjut Gan, proses cloning langsung membuat hardisk sama versis isinya, logikanya klo kucing sudah jadi macan maka usus kucing sudah ga ada lagi, di ganti usus macan. hehehhehehe :D

Jumat, 27 Januari 2012

cara konek

1.buka LAN ganti IP dengan IP antena
2.buka browser ketik di alamat UPLnya IPnya
3.masukan username nnd password
4.masuk ke networking
5.ubah alamatnya  inget 247
6.ubah di LAN
7.masuk ke wirrless ubah
8.masuk ke LAN ubah
9.masuk ke main selesai
kalo gak salah yaa

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo